[Ficlet] Sister’s Approval

80a1a8e305cf4f1d78e433fbc5470c7e

.

.

.

“Seharusnya Jongin dan Krystal bisa menggunakan hari yang sedang bagus-bagusnya ini untuk pergi entah kemana.”

.

.

.

Minggu pagi. Matahari tidak bersinar terlampau terik, pun langit tak menunjukkan tanda-tanda hendak menangis. Cuacanya sedang cukup bersahabat.

Seharusnya Jongin dan Krystal bisa menggunakan hari yang sedang bagus-bagusnya ini untuk pergi entah kemana. Entah sekedar sarapan di restoran cepat saji atau berjalan-jalan di kawasan street food, mungkin bisa juga menonton film yang sedang ramai diperbincangkan di bioskop atau pergi ke toko buku berburu buku-buku best seller yang dipotong harganya.

Seharusnya.

Tapi mereka ada di sini, duduk berdampingan di depan meja makan, dengan Jessica duduk di seberang keduanya sembari bersedekap, menatap keduanya bergantian dengan jenis tatapan yang agak sulit dijabarkan menggunakan kata-kata. Menghakimi, jijik, jengkel, tidak setuju, dan lain sebagainya.

“Jadi,” wanita berambut cokelat keemasan itu berdehem. “Kamu yang namanya Kim Jongin?”

“Iya, Kak,” pemuda yang disebutkan namanya itu tersenyum canggung. “Salam kena-”

Nope, jangan sok ramah,” tahan Jessica. “Kamu siapanya Krystal?”

“Pacarnya, Kak.”

“Bukan, bukan. Sebelum pacaran?”

“Temen, Kak.”

“Temen gimana?”

“Kak, udah lah-” Krystal berusaha menengahi, namun Jessica menatapnya tajam yang kalau diartikan kira-kira ‘jangan-interupsi-aku‘.

“Ya, temen dari SMP,” jawab Jongin jujur.

Kok aku nggak tahu?”

“Ya, kakaknya kurang gaul aja.”

“Ngomong apa kamu?!”

“Kak, kalem, Kak…” ucap Krystal buru-buru sebelum kakaknya muntab dan mengusir Jongin. “Kamu juga, ih kalau ngomong hati-hati. Kakak kalau pagi suka galak.”

Jessica menghela nafas lelah. “Sejak kapan kalian pacaran?”

“Barusan,” kali ini Krystal yang menjawab. “Baru berapa bulan, kok.”

Kok bisa pacaran?” tanyanya lagi.

“Sayang, Kak… Adiknya cantik masa sendirian terus? Mending saya temenin, hehehe…” jawab Jongin, membuat Jessica gemas ingin mencolok matanya dengan garpu. “Kakak juga cantik, kok.”

Don’t sugarcoat me, Kid,” ucap Jessica ketus. “Kalian kalau pacaran ngapain?”

“Enaknya kalau pacaran ngapain, Kak?”

Oh, jangan-jangan kalian udah-”

“Nggak, Kak. Ya ampun, Jongin kamu serius, dong!” Krystal memukul pelan dada Jongin. “Ya biasa aja anak kuliah kalau pacaran ngapain, sih?”

“Ya ngapain makanya aku tanya.”

“Makan bareng. Jalan-jalan bareng. Nonton bareng. Ngerjain tugas bareng. Gitu doang, sih. Kurang membentuk bahtera rumah tangga bareng aja.”

Dih, amit-amit!” ceplos Jessica.

“Kak, jangan ditanyain terus, ih. Kasihan, Kak,” ucap Krystal dengan nada memelas, namun sepertinya tidak cukup untuk meluluhkan hati kakaknya.

“Sebentar,” jawab Jessica singkat. “Kamu bisa bahasa Inggris?”

“Kak, aku ‘kan cari pacar kak bukan cari guru les. Kakak suka kenapa, sih?”

“Kamu diam.”

Ehehehe… Kalau bisa ngomong ‘I love you‘ sama ‘You are beautiful‘ itu berarti bisa bahasa Inggris, Kak?”

Jessica mengangkat sebelah alis, seolah berkata ‘menurut-lo-aja-gimana‘, membuat Jongin hanya bisa nyengir bajing.

“Terus kamu bisanya apa?”

Dance, Kak.”

Dance yang gimana?”

Hip hop sama ballet gitu, Kak. Keren nggak?”

“Nggak,” Jessica menatap Jongin datar. “Kamu bisanyaย apa, sih? Kokย Krystal bisa mau sama kamu?”

Jongin terdiam sejenak, membuat Krystal yang duduk di sebelahnya semakin grogi. Gadis itu memainkan jemari tangannya sembari menunggu Jongin bersuara, sementara Jessica mengetuk-ngetuk ujung jari telunjuknya di atas permukaan meja makan dengan nada-nada yang terkesan tidak sabar.

Kemudian pemuda itu mengangkat wajah, menatap Krystal sejenak, lantas menatap Jessica sembari berkata-

“Bisanya mencintai Krystal dengan sepenuh hati dan segenap isi dompet, Kak. Aih matek.”

“Keluar kamu.”

“KAK, JANGAN!!!”

.

.

.

-fin

Notes :

Congrats buat pasangan Kai-Krystal yang akhirnya jadian juga. OTP dari jaman firaun, nih.

Maafkan karakter tiga orang di atas yang OOC sangat, cuma beneran aku bayangin Jessica bukan tipe yang chill banget kalo adeknya pacaran.

Advertisements

3 thoughts on “[Ficlet] Sister’s Approval

  1. Raann…. aku ngerusuh boleh yaa? yayayaya ๐Ÿ™‚
    Sukaaa…. bahasanya sukaa, meskipun pake bahasa nonbaku tapi ini oke, dan aku ngalir aja bacanyaa ๐Ÿ™‚
    Jongin kocak banget, sih >,< (pengen dicubit nih kayaknya si abang) /pokoknya yaah meskipun aku gak terlalu suka mereka jadi couple tapi aku dari awal ngakak bacanya ๐Ÿ˜€
    keep writing, yaa Ran ๐Ÿ˜„

    1. Ya ampun Kak Nau ku kaget liat notifku dibanjiri Kakak heuheu… Sebelumnya terimakasih karena udah follback dan selamat datang di blog absurd ini ๐Ÿ˜€ Lho, justru kalo udah dateng ke sini itu harus rusuh Kak //plak
      Yha namanya aja di sini Jongin, bukan Kai Kak. Kalo Jongin itu seonggok pria kacrut, haha-hehe, dan fluffy minta diuyel-uyel, sedangkan Kai itu sesosok dewa yang minta dipuja-puja kalo lagi perform di atas panggung //yha
      Yey makasih ya Kak Nau udah mampir, baca, dan komen ^^ Keep writing juga buat Kak Nau ๐Ÿ˜€

      1. Sori, Ran, abis tadi malem notifku juga dibanjiri sama kamu, hehhehe ๐Ÿ˜€ /tapi ini bukan aksi balas dendam, ya, LOL/
        Hm, aku gak begitu tau perbedaan antara jongin ama kai (wkwkwkkw… karna mereka org yang sama, yaa… lucu aja ngebandingin jongin ama kai (?) ) tapi aku tetep cinta karakter keduanya hehe ๐Ÿ˜€

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s