[Ficlet] Cuma Mau Ngajak Kenalan, Dek.

dc5feaef8aff5ac492e9bf90229c2620

.

.

.

“Gaby found it hard to deal with a sarcastic guy,

especially if he’s good-looking.”

.

.

.

Jadi pengurus OSIS itu nggak mudah, apalagi kalau kamu masih kelas sepuluh, banyak yang meremehkan. Itulah yang menjadi alasan mengapa Gaby berjalan malas-malasan menyusuri lorong depan kelas XII IPA, berusaha mengabaikan tatapan heran dari setiap murid kelas dua belas yang melihatnya.

“Permisi, Kak. Ketua kelasnya mana, ya? Kak, ini ada angket dari pengurus OSIS, tolong dibagikan ke seluruh siswa di kelas terus nanti ketua kelas ngumpulin ke perpustakaan ya biar diambil sama pengurus OSIS. Makasih, Kak,” begitulah kalimat yang Gaby ucapkan setiap kali ia memasuki salah satu kelas.

Kelas XII-5, kelas terakhir yang harus Gaby sambangi di jam istirahat kali ini. Gadis itu menghela nafas lega, sembari mengetuk pintu yang terbuka untuk menarik perhatian beberapa siswa yang ada di dalam kelas.

“Permisi, Kak. Ketua kelas XII-5 IPA mana, ya?” tanya Gaby, mengulas senyum seramah mungkin.

“Mana, sih? Eh, eh, lihat Ares nggak? Lagi ke kantin kayaknya, Dek,” jawab seorang siswi yang tengah memakan bekal makan siangnya. “Eh, itu dia anaknya.”

Gaby menoleh demi mendapati sesosok pemuda jangkung berdiri di belakangnya sembari membawa sebotol cola. “Kak, ketua kelas XII-5 IPA?”

“Iya, kenapa, Dek?” tanyanya balik.

“Ini, Kak… Ada angket dari pengurus OSIS yang wajib diisi setiap murid. Murid kelas XII-5 IPA ada berapa ya, Kak?”

“Berapa ya lupa gue- Tiga puluh kayaknya.”

Gaby lantas menghitung jumlah lembaran angket yang tersisa. Ada tiga puluh dua lembar. Ia menyisihkan dua lembar kemudian memberikan tiga puluh lembar lainnya kepada pemuda dengan name tag Nicolas Ian Antares itu.

“Terus ini digimanain?” tanya Ares.

“Ya diisi, Kak,” jawab Gaby.

“Iya, tau kalo diisi, masa mau gua pake bungkus gorengan?”

Wah, sarkastik juga dia, batin Gaby dongkol. Untung ganteng, kalo nggak udah gue jejelin kertas angket lu.

“Ya dibagiin ke temen-temen sekelasnya, disuruh ngisi, abis itu nanti pulang sekolah Kakak kumpulin ke perpustakaan,” jelas Gaby.

“Oh gitu, ya?” Ares manggut-manggut. “Nanti yang ngambil di perpustakaan siapa?”

“Ya pengurus OSIS.”

“Elu bukan?”

“Nggak tahu, Kak.”

“Nanti lu aja ya yang ngambil ke sini.”

Kesabaran Gaby nyaris habis. Gadis itu mendengus, tanpa takut menatap Ares tajam, meski hal itu membuatnya harus sedikit mendongak karena Ares memang tinggi banget.

“Tapi perintah dari ketua OSIS nanti yang ngumpulin ke perpustakaan ketua kelas,” jawab Gaby. “Maaf, pengurus OSIS bukan babu sekolah.”

“Ya siapa juga yang bilang elu babu?”

Ngajak tawuran ya ini orang ganteng? “Tapi Kakak bersikap seolah-olah saya bisa disuruh-suruh seenaknya kayak pembantu.”

Gaby benar-benar nggak minat beradu mulut, apalagi beberapa pasang mata mulai memperhatikan dirinya dan Ares dengan tatapan ingin tahu, bikin nggak nyaman. “Sudah ya, Kak. Jam istirahat sudah mau habis, terserah Kakak mau ngumpulin apa nggak, saya mah bodo amat. Permisi, Kak.”

Gaby hendak melangkah pergi, tangannya gatal ingin menampar wajah tampan Ares saat didengarnya pemuda itu terkekeh geli. “Heh, heh, jangan ngambek, dong. Bercanda, tau!” ucap Ares.

“Maksudnya gue pengen lo balik lagi ke sini. Gue sering lihat lo dari jaman MOS dulu. Lo cantik, sih… Eumm- Gabrielle Cantika Adiwinata?” Ares membaca name tag di baju seragam Gaby, lantas tersenyum miring. “Cuma mau ngajak kenalan, Dek.”

Dengan wajah merah padam, Gaby menjawab,”Iya, iya, nanti saya balik lagi ke sini. Duh, rempong amat sih berurusan sama Kakak.”

Tepat saat bel berbunyi, Ares menggumam,”Pantesan cantik. Namanya aja ada ‘Cantika’-nya.”

.

.

.

-fin

Notes :

Maaf tipikal FTV banget.

But if you’re on high school already, you know that this thing is kinda true.

P.S. : Sorry for the crappy title XD

P.S. (2) : Nama Ares dan Gaby pernah aku pake di fiksi “Winter Story”, tapi dua fiksi ini nggak saling related alias memiliki dua “dunia” yang berbeda, cuma karena aku suka namanya jadi aku pake hehehe 😀

Advertisements

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s