[Ficlet] Starry Night

02cb1321d4a2b4e86a57bf45149d9035

.

.

.

“Benar-benar hampa seperti hatiku, kosong seperti pikiranku. “

.

.

.

Malam hari yang dingin di penghujung bulan Oktober, namun kubiarkan pintu yang mengarah ke balkon kamarku terbuka lebar, membiarkan angin malam musim gugur masuk tanpa permisi, menusuk tulang. Kamarku yang sedianya wangi pengharum ruangan aroma lavender kini dipenuhi oleh kepulan asap putih yang samar, beraroma seperti tembakau, adiktif bagi sebagian orang meski dapat membunuhmu dalam diam.

Too much will kill you, Jay,” gumam Jongin ketika aku menyulut satu lagi lintingan tembakauku, yang ketiga dalam kurun waktu nyaris dua setengah jam terakhir. Aku hanya mendengus, seraya membiarkan gas beracun menyesaki paru-paruku. Persetan dengan kematian. Kalau memang harus mati ya mati saja, begitu pikirku.

“Kau tahu? Menyesaki dadamu dengan karbon monoksida, menjungkirbalikkan isi perutmu dengan bir, would it help you to get over that asshole? Aku tahu kau sakit hati, kalian putus dengan cara yang tidak terhormat. Tapi haruskah kau menjadikan ini semua sebagai pelarian?” celoteh Jongin panjang lebar dengan suara serak. “Belasan tahun aku mengenalmu sejak kita masih SMA dan kau masih saja seperti ini. Bodoh dan tidak masuk akal.”

I don’t care,” sahutku. “Like- I just don’t fucking care.”

Aku menghela nafas beraroma nikotin campur alkohol. Menyandarkan kepalaku pada tembok seraya menengadah memandang langit malam yang hampa tanpa bintang bahkan bulan sekalipun enggan muncul. Benar-benar hampa seperti hatiku, kosong seperti pikiranku.

It’s not like I want this, Kim,” ucapku lagi, suaraku lirih nyaris kalah dengan suara jangkrik yang entah berada dimana. “Something hurts me inside, and I just want to burn it down, wash it away, anything that could heal the pain.”

Aku memejamkan mata, perlahan, takut bila air mata yang menggenang di pelupuk mata itu jatuh. Aku benci menangis, terlebih di hadapan Jongin, sahabatku. Jongin sendiri benci melihat wanita menangis.

I don’t know what to do. It seems like there’s no cure.”

Hening. Kami tenggelam dalam sunyi yang kelam, bernaung di bawah gelapnya malam. Puntung rokok yang masih menyala itu kubiarkan menganggur di pinggiran asbak kaca, cairan alkohol yang masih tersisa di dalam kaleng berwarna putih itu tak lagi aku gubris.

Kulitku sudah mati rasa dengan dinginnya angin. Dan hatiku… Hatiku mungkin lebih mati rasa lagi. Nyaris lupa bagaimana manisnya cinta yang tulus itu terasa. Kusandarkan kepalaku yang terasa berat pada bahu tegap Jongin, yang nafasnya terasa semakin teratur, sepertinya mulai terbuai kantuk yang mesra.

Mungkin suatu hari nanti, luka itu akan sembuh, meski meninggalkan bekas, meski tak dapat lupa bagaimana sakitnya ketika luka itu tertoreh. Mungkin suatu hari nanti, aku ingat kembali nikmatnya mengecap manis sebuah cinta. Entahlah, itu nanti. Sekarang ini aku tidak peduli.

Yang kubutuhkan sekarang bukanlah painkiller, atau pembalut luka, apalagi cinta yang lain. Aku hanya butuh waktu untuk terlelap sampai sinar mentari pagi esok menyapa manikku yang terpejam.

Dan- Oh, satu lagi. Rengkuhan Kim Jongin yang terasa hangat dan nyaman.

.

.

.

-fin

Advertisements

2 thoughts on “[Ficlet] Starry Night

  1. “Something hurts me inside, and I just want to burn it down, wash it away, anything that could heal the pain.”

    CAN’T AGREE MORE, JAAAAY.

    sepanjang baca gabisa berhenti manggut-manggut. emang terkadang keadaan maksa kita buat cari tempat pelarian. dan…OMO KENAPA CAST-NYA KUDU JONGIN SIH AKU GAQUQU GANANA.

    lalu endingnya…..HUHUHUHU KALO PELUKAN JONGIN BUKAN PAIN-KILLER DOANG SIH NAMANYA, TAPI KOKORO-KILLER JUGAAA HUHU ((apa sih han))

    pokoke i’m in luv with u and ur writings saklawase kak rannn! ❤

    1. Eeee sebenernya aku juga gatau sih ini pertama kalinya aku bikin fic tentang seseorang yang desperet banget dan mencari pelarian yang salah ._. And this Jongin guy menurutku adalah tipe lelaki yang suka nyasar ke jalan yang tidak benar, makanya cucok dipasangin sama Jay //kemudian dihajar jonginmania
      Makasih Haniiii udah baca sama review, I luv ur writings too ❤

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s