30 Days Blogging Challenge – #Day1 “Blog’s Name”

30-day-blogging-challenge

Hai!! Entah mengapa gue pengen blog hina ini nggak melulu berisi fanfic yang nggak kalah hinanya, jadi gue yang nggak sengaja menemukan gambar di atas di Google berniat mengisi blog ini dengan ’30 Days Blogging Challenge’! Even kayaknya nggak bakal beruntun 30 hari karena gue cuma punya libur sampe besok Selasa, selanjutnya kembali ke rutinitas persiapan UN, tapi gapapalah. Lagi males nulis fanfic.

So, here we go for challenge of the day! About my blog’s name.

Sebenernya gue gak terlalu ngeh, yang dimaksud itu kita disuruh menjabarkan arti nama blog kita apa gimana. Dan sampe sekarang gue berpikir mungkin memang itu yang dimaksud.

A bowl of fantasy adalah nama yang sedikit lebay untuk sebuah blog miskin faedah seperti ini. Kalau dijabarkan secara harafiah, semangkuk fantasi. Pertanyaannya :

Apa yang gue pikirkan pertama kali pas bikin blog dan milih nama?

Kenapa gue memilih ‘mangkuk’ instead of let’s say piring, baskom, talenan, gelas, panci, dll?

Apa yang gue harapkan dari nama tersebut since people said bahwa nama adalah sebuah doa?

Apakah blog ini udah berjalan sesuai dengan harapan yang terselipkan melalui nama blog gue?

First, what was in my mind when I make this blog that time.

Alasan pertama gue bikin blog juga karena gue pengen ngeshare fiksi-fiksi buatan gue. Lantaran gue bukan orang yang rajin ikut kompetisi menulis atau ngirim fiksi gue ke media, makanya gue memilih bikin blog. Karena dengan punya blog, gue bebas mau ngapain aja. Nggak ada deadline, maupun harap-harap cemas fiksi gue menang nggak, dimuat nggak. Karena ketika gue punya blog, tujuan gue cuma gue pengen mempublikasi fiksi gue. Gue nggak peduli apakah ada yang baca atau tidak, ada yang memberikan komentar atau tidak, ada yang suka atau tidak, gue nggak peduli. Gue menulis untuk mengekspresikan apa yang ada di pikiran gue, menghilangkan stress, dan kesenangan pribadi. Bukan buat mengejar apresiasi.

Sebenernya sebelum blog ini, gue sudah bikin blog yang belum sempat gue isi namun dengan begonya gue lupa passwordnya. Jadilah gue bikin A Bowl of Fantasy. Saat itu gue bingung pengen ngasih nama apa. Gue nggak pengen namanya terlalu kipop karena gue mikir mungkin saja suatu hari nanti gue berhasil survive dari lembah hitam kipop di tengah jalan. Nggak lucu banget kemudian gue bikin announcement nama blog ini ganti, mungkin jadi semacem personal blog atau blog untuk original fiction.

Tadinya juga, gue pengen nama yang berhubungan dengan kopi, since I love coffee so damn badly. Dan selain itu, gue juga berpikir bahwa kopi mengandung kafein, salah satu zat adiktif. Gue berharap blog ini akan jadi adiksi bagi orang-orang yang mampir dan juga adiksi buat gue untuk terus ngisi blog ini. Tapi toh gue bingung mau ngasih nama apa.

Akhirnya, pilihan jatuh pada kata ‘fantasy’. Kenapa? Karena untuk menulis fiksi, tentu saja gue harus mengandalkan keliaran fantasi gue. Ketika menulis fiksi, gue harus menjadi orang yang let’s say unrealistic. Namanya aja fiksi. Kalo semuanya terlalu realistis ya judulnya fakta dong. Begitu pula orang ketika membaca fiksi, secara tidak sadar mereka akan menjadi orang unrealistic. Kalau fiksi itu bagus, I mean, fiksi yang meski nggak realistis namun dikemas sedemikian rupa jadi orang nggak merasa ‘kok wagu to?’, pasti orang bakal nggak sadar kalo mereka sejenak menjadi orang irasional selama baca fiksi.

Both writer and reader, need to have wild fantasy while reading fiction. That’s why I chose word ‘fantasy’.

Kemudian, pertanyaan kedua masih nyambung dengan yang pertama. Why did I choose ‘bowl’ instead of another utensils?

Sebenernya gue juga gatau, but ‘bowl’ sounds cuter than ‘plate’ or ‘glass’. Juga makna di balik kata ‘mangkuk’ yang mungkin orang nggak begitu menyadari. Mangkuk itu kan rata-rata besar dan lu tau lah bentuk mangkuk tuh begimana. Coba kalo gue ganti kata ‘mangkuk’ dengan ‘piring’. Piring kan ceper. Ibaratnya fantasi itu seperti kuah sayur. Ketika lo menuang kuah sayur ke piring, lo gabisa menuang terlalu banyak atau kuahnya malah tumpah semua. Sedangkan mangkuk emang kodratnya buat mewadahi makanan berkuah. Jadi kalo misalkan fantasi itu ‘diwadahi’ dengan piring, kalo kata orang Jawa mbleber. Lo nggak bisa bebas berfantasi karena semakin banyak fantasi lo, semuanya bakal terbuang sia-sia karena mbleber itu tadi.┬áTapi dasarnya, (sebelumnya) gue gapunya alasan khusus buat milih kata-kata ‘bowl’ selain karena sounds cuter itu.

Ketiga, what do I expect from my blog’s name?

Awalnya gue nggak punya terlalu banyak ekspektasi buat blog ini, karena sekali lagi, gue bikin cuma buat having fun. Bukan buat menuai puji-pujian melalui komentar maupun like. Tapi kemudian, dari nama blog ini, gue juga berharap bahwa fantasi gue nggak akan ada habisnya. Ibarat mangkok es buah yang bakal terus diisi di sebuah kondangan. Pengibaratan macam apa ini? Atau ketika mangkoknya pecah, mangkoknya digaransi sehingga gue mendapat mangkok yang lebih bagus dan besar.

Kenapa makin nggak nyambung?

Ah udahlah.

Last, do I think this blog has ran as I expected?

Bisa dibilang iya, karena bagaimanapun gue harus mensyukuri semuanya //kemudian jadi sok alim Tapi gamau berpuas sampe di situ juga. Gue pengen blog ini tetep jalan terus entah sampe kapan, ga peduli ada yang mau baca atau enggak, karena di sinilah gue bisa bebas berekspresi tanpa perlu bikin panas kuping orang karena terlalu banyak dengerin gue bacot.

Tadinya emang cuma mau fokus ke fiksi, tapi kemudian gue berpikir nggak ada salahnya ini blog diperbanyak fungsinya. Dimana gue selain menulis fiksi, bisa juga sharing pendapat maupun pengalaman gue.

So a bowl of fantasy… That’s it.

Kemudian bingung mau ngomong apa.

Daripada postingan ini jadi semakin garing, udalah sampe sini aja. Gaosa banyak-banyak, bikin bereng yang baca.

See you in the next post!!

.

.

.

-fin

Advertisements

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s