[Ficlet] Today’s Gentleman

jeon-jungkook-bts

.

.

.

“I think it’ll be a special day, I can be a gentleman
‘Cause I’m your boyfriend.”

.

.

.

Thanks, Jungkook.”

Thanks, Jungkook.”

Thanks again, Kook.”

Ugh, okay… Thanks.

Thanks.

Tha- Okay, can I ask you something?

Jungkook mengangguk pelan. Keiko menghela nafas sebelum mulai berbicara lagi. “What on earth is happening on you today?

Nothing,” Jungkook menelengkan kepala dan melemparkan senyuman khasnya. “Ada yang salah, ya?”

“Euhh… Tidak juga, sih… Hanya saja aku merasa ada yang aneh denganmu.”

“Memangnya kenapa, sih?”

“Ya… Pokoknya, ada yang aneh.”

“Iya, apa yang aneh, Kei?”

“Umm… Hari ini kamu baik sekali padaku. Aku jadi harus mengucapkan terimakasih berkali-kali.”

Jungkook tertawa. “That’s it?” tanyanya. “Aku tidak memaksamu mengucapkan terimakasih, lho.”

“Bukan di situ masalahnya- Kamu tidak cuma menjadi terlalu baik hari ini, tapi juga…” Keiko meringis. “…gentleman?

Ya. Keiko tidak bohong. Sejak awal tadi pagi Jungkook menjemputnya, memakaikan helm, membiarkannya berjalan duluan di depannya, membukakan pintu saat mereka sampai di cafe, sampai menarik kursi untuk Keiko… Juga Jungkook yang tampak lebih kalem, tidak berisik dan usil seperti biasanya.

“Oh ya?” tanya Jungkook. “Kamu mau tahu kenapa?”

“Hah?” Keiko mengerjap-ngerjapkan matanya bingung. “Memang ada alasan khusus buatmu untuk bersikap gentleman?”

“Tentu saja ada,” Jungkook mencondongkan wajah, membuat Keiko otomatis turut mendekatkan wajahnya dengan wajah Jungkook.

“Karena hari ini…” Jungkook merendahkan suaranya, membuat Keiko makin penasaran. “…aku mau melamarmu.”

“…….”

Hah?

Apa katanya barusan?

Melamar?

What in the world, Jeon Jungkook! We’re only 18 and you’re going to propose me?! Do you think I want to marry you, pregnant for you, and be a mom of your children when I’m only 18? You must be nut!” serta merta Keiko menghujani tubuh Jungkook dengan pukulan, membuatnya blingsatan seperti cacing kepanasan.

“Aww aww iya Keiko iya ampun Kei jangan pukul aww!!” Jungkook mati-matian berusaha menghentikan serangan membabi buta Keiko. “Aduh… Aku, kan cuma bercanda. Kenapa kamu menganggapnya serius?”

“Habisnya dari awal aku sudah mengira kamu akan mengatakan sesuatu yang serius!” omel Keiko. “Dasar menyebalkan!”

“Hehehehe… Maaf ya, Kei?” Jungkook nyengir bajing. “Lagipula memangnya aku sudah gila apa? Mana mungkin aku mengajak seorang gadis menikah di usia delapan belas tahun?”

Keiko mendengus, tak menggubris Jungkook yang masih cengengesan. Melihatnya, Jungkook menarik-narik lengan baju Keiko. “Aku cuma ingin bersikap layaknya laki-laki sejati, kau tahu? Kan aku sudah jadi pacarmu, masa aku terus-terusan bersikap tengil dan kekanakan?”

Keiko mati-matian mengulum senyum. Di balik sikapnya yang menyebalkan dan membuatnya pusing, diam-diam Jungkook manis juga. “Tapi aku lebih suka Jungkook yang usil,” ucap Keiko. “Kalau kamu tidak usil, nanti aku jadi tidak punya objek untuk dipukuli.”

“Hei, kenapa alasanmu kejam sekali?” protes Jungkook. “Bukannya perempuan lebih suka pria yang dewasa, ya?”

“Iya, tapi aku tidak suka kalau kamu menjadi terlalu serius di semua hal,” jawab Keiko. “Pokoknya aku lebih suka Jungkook yang biasanya.”

Jungkook menyeringai, kemudian mengacak-acak rambut Keiko. “Oh ya, soal yang tadi, tenang saja. Aku akan menikahimu, tapi tidak sekarang.”

Keiko tersenyum timpang. “Umurmu kan masih delapan belas tahun, bagaimana bisa kamu sudah berjanji akan menikahiku?” ucapnya. “Itu pun kalau aku tidak bosan denganmu.”

“Kamu tidak akan bosan denganku, aku yakin,” ucap Jungkook. “Kalaupun nanti kita putus, cepat atau lambat kamu akan menyesal sudah menyia-nyiakan Jeon Jungkook yang tampan.”

Keiko memutar bola matanya. Namun toh dalam hati ia mengiyakan.

Ya, bila mereka putus, ia pasti akan menyesal sudah menyia-nyiakan Jeon Jungkook.

.

.

.

-fin

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] Today’s Gentleman

  1. Aduh dek, mbok toh sing sekolah dulu yg bener, jangan asal ngelamar anak orang seenak jidatnya. Nanti istrimu mu makan apaaa??? Hahshaha xD

    Sungguh aku gak tau mau komen apa. Jungkuk tuh tipe adek-adekan idamanku banget. Lol Nyebelin, percaya diri yg tinggi, tapi ngangenin. Bener kata kei, dia lebih cocok kaya gitu :3

    Kamu ngegambarin karakter jungkuk dan kei pas banget. Khas anak2 abege yg masih labil dan gemesin.. penggunaan dialognya juga lucu. Meski kamu gak terlalu banyak masukin narasi, sih. Tapi gak masalah.. terus nulis, ya, Ranee! ;))

    1. Hai again, Kak!!
      Haha emang Jungkook kalo ngomong enak banget lulus sekolah aja belon udah kebelet ngelamar anak orang 😄
      Makasih udah baca dan komen, Kak!

  2. aduuh jungkook nuna meleleh/?
    gila punya pacar macam itu tengil tiba2 berubah gentle … asdfghjjkl
    asal ngelamar aja nih orang. ngakak dulu deh. mau makanin anak istri pake apa nak? kamu ini. ckck
    nice fict ran

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s