[Drabble] Don’t Try to Lose Some Weights

tumblr_n6tlreAFbY1qiopcqo2_400

.

.

.

“Jangan kurus, Chim-chim.”

.

.

.

“Chim-chim?”

“Hmm?”

“Mau?” Nat menyodorkan semangkuk es krim mocca tepat di depan hidung Jimin. Biasanya Jimin akan langsung tersenyum senang, karena- Hei, siapa sih yang mau menolak es krim? Tapi kali ini, pemuda itu menggeleng dan kembali fokus pada iPad Nat yang tengah disabotase olehnya.

“Beneran?” tanya Nat lagi. “Es krimnya mocca, lho… Enak kali!”

“Nggak, Nat,” ucap Jimin.

“Kenapa?” Nat menyuap sesendok es krim ke mulutnya. “Diet, ya? Kayak cewek aja, pake acara diet segala.”

Jimin menghela nafas. “Natasha.”

“Ya?”

“Menurutmu aku gendut?”

Nat menatap Jimin, menelengkan kepala, lalu menyentil ujung hidung Jimin. “Kamu nggak mau makan es krim cuma gara-gara ada yang bilang kamu gendut?”

Jimin menggeleng. “Nggak, sih… Cuma aku merasa gendut, itu aja.”

“Nggak juga,” sahut Nat seraya tersenyum geli. “Gendut darimana? Jelas-jelas perutmu kotak-kotak semua.”

“Tapi pipiku chubby banget!” Jimin memautkan bibir. “Jadi orang bakal bilang aku gendut.”

“Kalau ada orang yang bilang kamu gendut, kamu tinggal buka baju aja di depannya. Tunjukkin kalau kamu punya perut kotak-kotak!” canda Nat. Jimin terkekeh.

“Kalau yang bilang aku gendut cewek gimana?” Jimin mengerling usil. “Kamu rela aku pamer badan di depan cewek lain?”

“Ya nggak apa-apa, kan yang klepek-klepek dia,” jawab Nat. “Kecuali kalau ceweknya lebih menarik dari aku dan kamu juga klepek-klepek sama dia.”

“Nggak, lah!” elak Jimin cepat. “Siniin es krimnya!”

“Udah nggak takut gendut lagi?” goda Nat, menyuapkan es krim ke mulut Jimin. Jimin menggelengkan kepala, meraih mangkuk es krim dari tangan Nat. Nat menangkupkan kedua tangannya di kedua sisi wajah Jimin, membuat pemuda itu tersentak dan menatapnya bingung.

“Jangan kurus, Chim-chim,” ucap Nat. “Don’t try to lose some weights. You’re already perfect for me.

Jimin nyengir bajing. “Hehe, nggak kok!”

“Kalau kamu kurus nanti nggak ada yang pipinya bisa aku cubitin lagi,” Nat mencubit kedua pipi Jimin, membuatnya mengerang. “Lagian orang diet kan biasanya buat cari pacar. Kamu kan udah punya aku. Ya, kecuali kamu mau cari pacar baru-“

“Nggak, Natasha!” sahut Jimin, terdengar begitu cemas. Padahal Nat cuma menggodanya. Nat terkekeh melihat kecemasan Jimin, kemudian mendaratkan kecupan di bibirnya.

I won’t leave you for another girl, Dear.

.

.

.

-fin

Notes :

Udah? Gitu doang?

Aku lagi pengen nulis pake bahasa yang nggak formal, huhuw… Abis ini juga kalo ditulis pake bahasa yang semi-baku kayak biasanya jadinya malah drama banget, orang Jawa bilangnya ‘wagu’ 😛

Advertisements

3 thoughts on “[Drabble] Don’t Try to Lose Some Weights

    1. ASDFGSDKLASHKLGKDL ;A;
      Ini pas banget kak aku lagi pengen baca yang ringan-ringan, yang bahasanya ngga baku kayak novel terjemahan teenlit-teenlit gitu, dan yeaayyy aku syukaa fic ini XD Kereenn XD

      Ugh Jimin-a kenapa manis sekaliii sini sini dicubitin pipinya sama adeq :3 /eh. Btw aku juga mau nyuapin Jimin ah yaampun delusi ini terlalu tinggi ;A;

      Dan omg Jimin di cover bener-bener unyuu parah aku mau mati sajoo wkwk ngga ding :3 Ini baguss kakk. Meski nggak formal tapi tetep aja keren. Seperti yang kubilang, kayak novel teenlit yang terjemahan gitu hehe. Feelsnya pun dapet yeheeyyy i love it ❤

      Keep writing, Kak Rani! Dan, yah, chim-chim jangan kurus-kurus yaaa XD /lah.

      1. Hi there, Hani!!
        Sorry for the late reply due to my school activity.
        Iyaaa aku juga mau cubitin pipi Jimin sama nyuapin di dalem mimpi tapi //yaiyalah
        Makasih atas komentarnya ya, Hani 🙂

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s