[Drabble] No Wi-Fi at Night

B6R7VD2CAAAIHHl

.

.

.

“When Papa said there’s no wi-fi at night,

you better obey, Sweetheart.”

.

.

.

Bagi seorang internet freak seperti Luhan, tentu akan menyebalkan bila di rumahnya terdapat peraturan ‘wi-fi dimatikan pukul sepuluh malam, kecuali saat Luhan harus mengerjakan tugas atau liburan panjang’.

Besok adalah hari pertama masuk sekolah setelah liburan dan remaja berusia enam belas tahun itu masih ingin berselancar di internet tetapi Papa sudah mematikan wi-fi sejak setengah jam lalu. Ya, sekarang sudah jam setengah sebelas malam.

Seperti kata pepatah lama bahwa tak baik kalau remaja laki-laki tidak bandel, sudah bisa kita tebak apa yang akan Luhan lakukan. Tentu saja. Setelah memastikan bahwa Papa dan Mama sudah masuk ke kamar mereka dan tidak ada siapa-siapa di ruang keluarga, Luhan berniat menyelinap dan menyalakan wi-fi kemudian mematikannya lagi mungkin larut malam nanti kalau ia sudah puas.

Menempelkan telinganya pada pintu, Luhan yakin sudah tak ada lagi suara-suara sarat adanya aktivitas Papa maupun Mama di luar. Jadi bocah itu mulai menggenggam daun pintu dan membuka pintu.

Mission almost possible! Luhan bersorak dalam hati.

Dengan langkah mengendap-endap, ia berjalan menuju ruang keluarga, tempat dimana wi-fi rumah mereka diletakkan di sebelah telepon rumah.

Baru saja tangannya hendak menyentuh tombol untuk menyalakan wi-fi, sebuah tangan kurus dan dingin menyentuh tangannya, membuat Luhan tersentak kaget.

Dan Luhan lebih kaget lagi setelah tahu bahwa………

.

.

.

.

.

.

.

.

.

………itu hanya sebuah tangan.

Maksudku, secara harfiah, ya… Hanya sebuah tangan buntung tanpa badan.

Goddammit.

Luhan sudah hampir pingsan setelah didengarnya sebuah suara wanita asing berbisik begitu lembut tepat di telinganya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

“Kalau Papa bilang tidak ada wi-fi di malam hari, sebaiknya kau mematuhinya, Sayang.”

.

.

.

-fin

Notes :

LOL INI APASIH GAMUTU BANGET HAHAHA….

Terinspirasi dari pengalaman pribadi yang kalo tengah malem insomnia suka gatel banget pengen diem-diem nyalain wi-fi tapi was-was gimana kalo pas keluar ketemu dengan ‘sosok’ yang tidak diinginkan, hehehe 😀

Advertisements

2 thoughts on “[Drabble] No Wi-Fi at Night

  1. JENG JENG
    Eaaa mo apa lu aa’ Luhan wakakak bandel sih :3 Dibilang papa tidak boyee ya tidak boyee :3 Aku juga sering sih kayak gitu :3 Yah…namanya juga anak muda wkwk XD

    Dan entah kenapa aku galaw gara-gara fic ini mengingatkanku kalo…

    senin besok udah masuk
    Senin besok udah masuk
    SENIN BESOK UDAH MASUK, MAANN! ;A;

    Ini lebih horror dibanding disentuh tangan buntung tanpa badan lol /apa.
    Ini kereenn kak Rani~ :3 Ini sederhana tapi karena mungkin kamu punya tangan ajaib(?) ini bisa jadi ‘sesuatu’ HEHE XD

    FIC-MU ITU CANDUU XD /hazek. AKU GA BISA MELEWATKANNYA SEDIKIT PUUNN!
    NICE FIC, KAK RANI! KEEP WRITING! 😀

    1. Hehehe iya aku juga males kalo inget besok Senin udah masuk huhu someone pls burn the school //muridmacamapa
      Wkwkwk masa sih? Tanganmu juga ajaib, kok! Fic buatanmu tuh ngangenin 😀
      Makasih sudah baca dan komen ya, Hani ^^

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s