Summer Writing Prompts – Lazy Sunday Morning

B2Di46oCMAA2YDE

.

.

.

“Don’t move ya ass and let’s enjoy our Sunday together.”

.

.

.

Bangun dengan kaki yang terasa pegal dan terbebani, Jinhee mengerang pelan. Terlebih saat ia akhirnya melihat siapa oknumnya. Siapa lagi kalau bukan Yoongi, yang dengan seenak jidat menumpukkan kedua kakinya di atas kaki-kaki mungil Jinhee.

“Sialan,” umpat Jinhee seraya menendang pelan kedua kaki Yoongi menjauh, namun tak berhasil membangunkan pemalas satu ini.

Jinhee menggeliat pelan, menarik gulingnya yang disabotase oleh Yoongi, lantas memeluk gulingnya setelah memunggungi pria itu. Baru beberapa detik matanya kembali terpejam dan jiwanya mulai melayang-layang di alam bawah sadar, ia sudah dikagetkan oleh sebuah tangan yang menarik pinggangnya.

“Apa yang kau lakukan, Bodoh?” gumam Jinhee setengah sadar.

“Memeluk istriku, menurutmu apa lagi?” sahut Yoongi dengan suara serak. “Hukuman karena kau telah mengambil gulingku.”

“Itu milikku, harusnya kau yang kuberi hukuman.”

“Yang jelas kau telah mengusikku.”

Yoongi mengeratkan pelukannya pada pinggang Jinhee. “Jangan memunggungi aku, dasar tidak sopan. Kau bahkan tidak memberiku ucapan selamat pagi.”

Morning, Jackass.

“Begitu caramu menyapa suamimu?”

“Apa yang kau harapkan? ‘Morning, My Honey Bunny Sweetie Pie~’?”

Sounds disgusting, Jinhee.

“Nah, itu kau tahu.”

“Maksudku tak perlu berlebihan seperti itu.”

Morning, My Sugar.

Sounds better,” sahut Yoongi, membenamkan wajahnya di rambut tebal Jinhee. “Morning, My Coffee.

“Panggilan macam apa itu?” protes Jinhee datar.

Because if I’m your sugar, then you’re my coffee,” ucap Yoongi. “And someday, our kids will be our cream. Then we will have one tasty cup of morning coffee.

“Menjijikan sekali, Min Yoongi,” ucap Jinhee.

“Sesekali terdengar gombal takkan membunuhmu, Jinhee.”

Jinhee membalik badannya, hanya untuk menemukan Yoongi yang terpejam dengan senyum menyebalkan di wajahnya.

Morning kiss~” pinta Yoongi. “Choose one. Morning kiss or morning s-

Morning kiss. Enough,” Jinhee mengecup ringan bibir Yoongi, membiarkan tawa jahil pria itu lepas.

Let me go, Yoongi. Aku harus memasak sarapan.”

“Ini masih terlalu pagi.”

“Terlalu pagi bagaimana? Ini sudah hampir jam delapan.”

“Tapi ini hari Minggu, tidak bisakah kau sedikit bersantai?” tanya Yoongi. “Kita hanya diberi satu hari libur dalam seminggu, kenapa kau masih saja ingin merepotkan dirimu sendiri setelah enam hari bekerja?”

That means you don’t want breakfast in Sunday?” tanya Jinhee.

“Kita pesan makanan cepat saji saja,” sahut Yoongi.

“Yoongi, aku mau mandi.”

“Nanti saja,” tukasnya. “Kenapa sih tampaknya kau begitu enggan menghabiskan waktu bersama suamimu yang tampan ini?”

“Kau tahu? Kau menyebalkan kalau sudah kelewat percaya diri,” Jinhee terkekeh pelan, mengusap rambut berantakan Yoongi.

“Bagaimanapun kau mencintaiku, kan?” tanya Yoongi.

“Sayangnya iya,” sahut Jinhee. “I’ll give you one more kiss then let me go, okay?

No.

Two more.

Still no.

Three, four, five, one hundred.

Still no, no, no, and big no.

Yoongi, don’t be a stupid.

“Aku akan melepaskanmu kalau aku sudah puas memelukmu.”

“Kenapa kau menyebalkan sekali, sih?”

“Ayolah, mulai besok Senin kita sudah sibuk lagi. Enam hari ke depan belum tentu aku bisa memelukmu seperti ini tiap pagi,” ucap Yoongi. “We have seven mornings in one week and why can’t you give me just one morning to cuddle with you?

Jinhee menghela nafas. “You won.

I will always win,” Yoongi menyeringai, menarik selimut mereka. “Don’t move your ass and let’s enjoy our Sunday together.

.

.

.

-fin

Notes :

Haha padahal Summer Writing Prompts nya hiatus sampe Juni tapi aku nggak tahan mau nulis ini, hehe…

Hope you enjoy, Pals!!

Advertisements

2 thoughts on “Summer Writing Prompts – Lazy Sunday Morning

  1. SIALAN MIN YOONGI KAU BENAR-BENAR SIALAN
    INI SWEET BANGET DAN AKU TIDAK TAHU HARUS BERGULING-GULING DI LANTAI KAMAR ATAU NANGIS PELANGI SAKING SENENGNYA TOLONG GOMBALNYA BANYAK BANGET DI SINI I’M GONNA DIE ((apa itu woles? aku tidak tau apa itu ‘woles’, maafkan ;;___;;))

    PD-nya Yoongi di sini tingkat dewa, pantes aja istrinya sensi. Aku ketawa waktu baca: “Morning, Jackass.” WAHAHAHAH XD

    “We have seven mornings in one week and why can’t you give me just one morning to cuddle with you?” <~ ini ngena banget huhu. yeah, kadang kita terlalu sibuk dengan pekerjaan dan sebagainya sampe lupa untuk meluangkan waktu buat orang-orang tersayang :')

    Kamu tuh serius unik banget deh kak. Cara kamu nulis, gaya bahasa, guyonannya yang fresh dan gak ngebosenin, semuanya unik :3 Nice fic, kak Rani! Keep writing ❤

    1. Duh Hani don’t make me fly too high ’til 7th floor of heaven karna sebenernya aku merasa ini nggak ada apa-apanya dengan fic kamu yang super onyo dan lucu 😀
      Again, again, and again… Makasih sudah baca, like, dan komen!!

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s