[Ficlet] Make Me Fall

B2e44uYCAAAnR5s

This fic is related to this one.

.

.

.

“I will ask her to makes me fall in love.”

.

.

.

“Hei, Oh Sehun.”

Sejenak Sehun mengangkat wajahnya hanya untuk memastikan bahwa Jo barusan benar-benar memanggilnya.

Have you ever fall in love?

Kali ini Sehun menatap Jo beberapa detik lebih lama dari sebelumnya, lantas hanya membalas seringai iseng di bibir Jo dengan wajah datar dan helaan nafas.

For your information, Miss Josephine Jo, I’m not an asexual so…

You ever fell in love.

Jo sedikit menggeser pantatnya, hingga kini nyaris tak ada celah di antara lengannya yang bergesekan halus dengan lengan Sehun.

“Berapa kali?” tanyanya.

“Entahlah,” jawab Sehun pendek. “Saat aku masih SD aku punya banyak teman perempuan yang manis, jadi aku jatuh cinta beberapa kali.”

Bukan sebuah guyonan yang Sehun lontarkan barusan, namun entah mengapa Jo tergelak tatkala mendengarnya.

“Oh ya? Dasar playboy!” canda Jo.

“Saat itu aku masih kecil,” sahut Sehun membela diri.

“Masa iya setelah kau lulus SD kau sama sekali tidak pernah jatuh cinta lagi?” tanya Jo. “Ketika kau masih SD kan kau hanya seorang bocah laki-laki krempeng berambut jamur dan hidung penuh ingus yang tidak tahu apa-apa soal cinta, jadi kurasa itu bukanlah ‘jatuh cinta’ yang sebenarnya.”

“Sepertinya pernah, tapi hanya sebentar. Bahkan aku sudah lupa gadis-gadis yang pernah aku sukai selulus SD. Bukan sesuatu yang penting untuk diingat.”

Belum sempat Jo berucap sepatah kata pun, Sehun sudah kembali bersuara. “Dan sekarang, aku mengenal seorang gadis-“

“Sekarang kau sedang jatuh cinta?”

Sehun terdiam sebentar, lalu mengangkat kedua bahunya. “Aku tidak tahu.”

Jo mengerutkan dahi. “Mana ada orang yang tidak tahu kalau ia sedang jatuh cinta?”

“Aku sungguhan. Aku tidak tahu apakah aku memang benar-benar jatuh cinta padanya atau sekedar menyukai karakternya.”

“Lalu apa yang kau rasakan setiap kali kau bertemu dengannya?”

“Well, aku tidak merasakan jantungku bermaraton saat kami bertemu, tapi aku selalu mati-matian berusaha untuk tidak terus memelototinya seperti seorang maniak,” ucap Sehun seraya menutup buku yang tengah ia baca. “Aku tidak merasakan kakiku lemas seperti agar-agar saat ia tersenyum, tapi senyumnya membuatku menemukan sebuah kehangatan yang selalu aku rindukan. Aku tidak merasakan keringat dingin di sekujur tubuhku saat kami mengobrol, tapi aku selalu berharap aku bisa menghentikan waktu sehingga kami bisa mengobrol selama apapun kami mau.”

Jo melongo. Jarang sekali seorang Oh Sehun yang dingin berbicara panjang lebar seperti ini, terlebih yang barusan ia bicarakan terdengar seperti syair pujangga cinta atau semacamnya.

You’re positively in love with her, I think,” ucap Jo pada akhirnya. “Kau terdengar sangat gombal tadi, kalau kau mau tahu.”

Thanks,” timpal Sehun, terdengar sedikit sarkastik. “Tapi aku bukanlah tipe orang yang mudah percaya pada sesuatu, bahkan pada perasaanku sendiri.”

“Lalu sampai kapan kau akan terus terombang-ambing dalam dilemamu?”

“Sampai orang yang aku suka itu mampu meyakinkanku bahwa aku benar-benar jatuh cinta padanya.”

“Apa?” Jo mengerutkan dahi. “Sesuatu pasti baru saja membentur kepalamu, Oh Sehun. Apakah kau akan datang padanya dan sekonyong-konyong berkata,’Hai, tahukah kau bahwa aku seringkali memikirkan dirimu, merindukanmu, tapi masih tidak yakin bahwa aku jatuh cinta padamu. Bisa yakinkan bahwa aku mencintaimu?'”

“Tentu saja aku tidak akan berucap sebodoh itu,” dengus Sehun. “I will ask her to makes me fall in love.

“Oh, whatever. Sekarang, boleh aku tahu siapa nama gadis itu?”

“Seorang gadis Asia.”

“Nama, Oh Sehun.”

“Sifatnya benar-benar seperti laki-laki- Oh, pengecualian. Ia mudah menangis, sebenarnya. Bahkan hanya dengan menonton film Hachiko ia bisa menangis hingga wajahnya bengkak.”

Her fucking name, Se-

“Ia suka sekali minum kopi, makanya tubuhnya tidak bertambah tinggi. Padahal aku sudah sering mengingatkannya agar tidak terlalu sering minum kopi. Coffee isn’t really good for health.

Wait, what?

“Porsi makannya seperti babi. Ia tidak takut gemuk, toh sepertinya ia memang tidak mudah bertambah gemuk.”

Oh Sehun, hold on-

“Awalnya aku kira ia seorang yang apatis dan dingin, tapi ternyata tidak. Sebenarnya ia punya hati yang sangat hangat dan terkadang kelakuannya sedikit kurang waras.”

Kali ini Sehun tersenyum simpul, memandang wajah bingung Jo.

“Ia satu-satunya gadis yang pernah berbagi payung denganku beberapa waktu lalu,” ucapnya setengah berbisik.

Oh, hell no. You’re fucking kidding me, Oh Sehun!

Well, kurang dari seratus gadis Asia di sekolah mereka. Banyak di antara mereka yang sifatnya seperti kaum Adam, tapi Jo tak tahu gadis tomboy lainnya yang mudah menangis sepertinya.

Oh, Sehun tak jarang memperingatkannya agar tidak terlalu sering minum kopi karena itu menyerap kalsium sehingga ia tidak bertambah tinggi, bahkan pernah mengirim dua kotak susu pisang ke rumahnya.

Beberapa kali ia dan Sehun makan bersama dan pemuda itu mencela porsi makan Jo yang seperti babi, namun mempertanyakan mengapa tubuhnya tak pernah terlihat bertambah gemuk.

Dan sejauh ini, hanya ia gadis yang pernah berbagi payung dengan Sehun.

Already got an answer, Miss?” tanya Sehun, yang entah sejak kapan nada bicaranya terdengar begitu iseng.

Her name is…

Josephine Jo, Miss,” Sehun menyeringai. “That girl, I will ask her to makes me fall in love.

***

Dan sepertinya setelah ini Jo berharap bahwa sahabatnya yang bernama Oh Sehun diculik ke planet lain dan sosoknya digantikan oleh seorang alien setengah gila yang tengah menyamar menjadi dirinya.

………………..alien yang menyuruhnya untuk membuat Oh Sehun jatuh cinta padanya.

.

.

.

-fin

 Notes :

Well, FYI, sebenernya setiap kali nulis fic Sehun yang ada aku malah baper berimajinasi aku jadi ceweknya Sehun  tolong maafkan betapa delunya aku, huhu…

Advertisements

5 thoughts on “[Ficlet] Make Me Fall

  1. (duh gue emg crewet, biarin deh ya kagak usah prostes eh protes) GUE SUKA BANGET KALO KARAKTERNYA SEHUN SAMA JOOOOO ❤ ❤ ❤ YANG INI KEREN JUGA MUEHEHEHE FEEL NYA SLALU DAPET AS USUAL (iyalah bias utama sepanjang segala abad kok ya) GUE TUNGGU LUHAN-SHANGHUA NYA OKAY! (mind to make the semi-rated version again for me? LOL KIDDING wakakak)

    1. Hehehe, makasih udah baca 😀
      Ini otak gue masih rada sengklek, lagi nulis fanfic Bangtan Boys hehehe… LOL KENAPA KAMU JADI MESOOOMM?! //kayak kamu nggak aja ran

  2. Aku tahu gimana perasaan itu, Sehun. Hikz. Kayak gimana sih lu nggak deg-degan waktu deket sama dia, lu nggak meleleh waktu liat senyum dia, lu nggak ser ser azig azig jos(?) waktu ngobrol bareng dia, lu nggak ngerasain tanda-tanda orang jatuh cinta pd umumnya tapi kamu sadar kalo ada ‘sesuatu’ dalam diri dia yang istimewa gt huhu entahlah .__.

    Dan seperti biasa ini manis onyoe monyoe ughh aqoe eymeshh XD /ngomongopo. Sehun selalu aja bisa ngebuat orang jatuh cinta dengan mudahnyaa ;A; Nice fic, kak Rani! Keep writing 😀

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s