Summer Writing Prompts – Hello!!

BroI9_VCAAAMCZC

.

.

.

“Sosok itu hanyalah seorang gadis biasa. Model rambutnya biasa, caranya berpakaian biasa, caranya melangkah dan berbicara juga biasa. Namun Luhan tak bisa lupa.”

.

.

.

Terkadang, Luhan suka menghabiskan Minggu paginya di coffee shop miliknya. Membantu para pegawainya melayani pelanggan atau terkadang hanya duduk di samping petugas kasir, mengamati orang yang datang dan pergi, yang nyaris sebagian besar akan ia lupakan esok harinya. Ia hanya hafal beberapa yang merupakan pelanggan setia.

Namun sejak Minggu pagi yang lalu, ia tak pernah bisa melupakan sosok itu.

Sosok yang baru pertama kali dilihatnya, yang seharusnya dengan mudah hilang tersapu angin dari benaknya, namun justru terus membayanginya saban hari.

Sosok itu bukanlah sesosok alien yang baru saja turun dari planet lain untuk mencicipi kopi. Bukan pula putri mahkota yang menanggalkan gaun anggun serta mahkota mewahnya demi minum di sebuah coffee shop sederhana milik Luhan.

Sosok itu hanyalah seorang gadis biasa. Model rambutnya biasa, caranya berpakaian biasa, caranya melangkah dan berbicara juga biasa. Namun Luhan tak bisa lupa. Wajahnya menghantui pikiran Luhan. Suara lembutnya terngiang di telinga Luhan.

Dan Minggu pagi ini, Luhan kembali bertemu dengannya. Ia duduk di tempat yang sama, memesan menu yang sama, dan melakukan aktivitas yang sama selagi menunggu pesanannya datang. Dan Luhan nyaris gila karena ia sama sekali tak bisa mengalihkan fokusnya dari gadis asing ini.

Jatuh cinta pada pandangan pertama?

Cih. Luhan sudah dewasa. Mana ada jatuh cinta pada pandangan pertama? Seperti remaja labil saja!

Tapi Luhan tak bisa memungkiri bahwa ketika gadis itu menoleh ke kasir dan tak sengaja bertemu pandang dengannya, Luhan nyaris membeku. Saat gadis itu tersenyum dan melafalkan kata ‘hai’ tanpa suara, dada kiri Luhan nyaris meledak.

Oh. Sialan. Ingin rasanya Luhan tersenyum lebar hingga merobek wajahnya sendiri.

Namun ia hanya merespon dengan senyum tipis dan melafalkan kata yang sama.

‘Hi, there!’

Gadis itu tersenyum geli, fokusnya teralihkan saat pelayan membawakan pesanannya, dan Luhan cuma bisa mendesah kecewa. Bagaimanapun, ia tidak boleh mengusik kenyamanan pelanggan dengan terus menerus tersenyum padanya seperti orang yang kehilangan akal sehatnya.

Luhan tertarik padanya. Dan ia ingin mengenalnya lebih jauh. Ia ingin-setidaknya-berteman dengannya.

Luhan tahu apa yang harus ia lakukan.

***

Shanghua baru saja hendak berdiri, saat sebuah tangan yang kurus meletakkan satu cup moccaccino di atas mejanya. Ia hendak mendongak, namun sebuah sticky notes yang menempel pada cup itu lebih menarik perhatiannya.

Free moccaccino for you, Beautiful Stranger.

-Luhan

Tersenyum malu, Shanghua mendongak. Menatap wajah pria yang tampak sama tersipunya. Pria itu menggaruk tengkuknya salah tingkah dan Shanghua nyaris kelepasan tertawa.

“Luhan?”

“Uh-huh.”

Well, hello? Eung… Yeah. Hello!” Keduanya menertawakan kecanggungan di antara mereka.

Hello- Eumm…

“Shanghua,” ucap Shanghua buru-buru.

I’ll remember that beautiful name.

By the way, thanks… For the free moccaccino.

Shanghua yakin wajahnya sudah semerah kepiting rebus. Luhan lagi-lagi tersenyum, membuat kaki Shanghua jadi selemas agar-agar.

Come again next time…” ucap Luhan. Shanghua tersenyum mengiyakan kemudian berjalan keluar.

Luhan menunduk dan berbisik nyaris tak bersuara.

Next time I wouldn’t only give you a free moccaccino. Maybe I’ll give you my number, and… My heart?

.

.

.

-fin

Notes :

BEHAHAHAHA APA INI APA COBA?! Norak banget 😄

This is a late birthday gift for my friend, Anastasha Faustine. Hope u like it ^^

Advertisements

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s