#XOXODrabblesProject – My Lady

tumblr_mnlpz9Jb5g1qb2c0yo1_r1_500

.

.

.

“I will completely fall into your dazzling lips,
I’m running in to your heart.”

.

.

.

Pesta telah berjalan semenjak dua jam yang lalu dan Joonmyeon masih tertarik pada gadis yang sama. Matanya sesekali masih mengikuti kemana gadis itu beranjak pergi, mengamati dari jauh.

Ia tak tahu bahwa pesta ulang tahun temannya ini dapat menguak sisi berbeda dari pacarnya.

Tidak ada lagi Seo Jihyun si genius yang kutu buku.

Tidak ada lagi Seo Jihyun gadis lugu dengan kerendahan hati luar biasa.

Hanya ada Seo Jihyun sang Aphrodite dalam balutan mini dress turkuois dan rambut dicepol tinggi. Seo Jihyun yang anggun dan tampak angkuh.

Party makes a girl becomes a lady, begitu yang ada di pikiran Joonmyeon sekarang.

“Oppa!” Joonmyeon nyaris tersentak dan menoleh. Bibirnya membentuk seulas senyum ketika melihat Jihyun duduk di sampingnya, tercengir polos seperti biasanya. Kontras dengan penampilan anggunnya.

“Hey, bagaimana?” tanya Joonmyeon. Jihyun mengangkat bahu.

“Nothing special. Bertemu teman-teman, mengobrol, makan, minum wine…” jawabnya.

“Hmm…” timpal Joonmyeon seraya menyesap anggurnya. “Yang spesial kan kamu.”

“E-eh?” Jihyun salah tingkah. “Apa, sih?”

“You look so different,” jawab pria itu. “I mean… It’s great! Kamu cantik.”

“Oh, hehehehe….” kekeh Jihyun. “Kukira aku tampak aneh.”

“Nope, Jihyun.”

“Thanks!”

“You’re welcome… Senorita.”

“Jangan berlagak sok romantis, Kim Joonmyeon-ssi!” Jihyun memukul pelan lengan Joonmyeon. “Jangan harap aku mau menjadi aktris dalam skenario drama roman picisan yang kau rencanakan.”

“Aku nggak merencanakan skenario drama,” jawab Joonmyeon ringan. “But you just make me falling so deep into your charm, ’til I can’t find a way to escape. And I don’t want to escape, of course.”

“Nah, katanya nggak merencanakan skenario drama,” cibir Jihyun. “Don’t be so cheesy, Sir.”

“Ow, sorry, Senorita,” goda Joonmyeon. “Hey, wanna dance?”

Jihyun mengangkat sebelah alisnya.

“I’m bad at dancing,” jawab Jihyun. “Oppa cari gadis lain saja.”

“Jangan gitu,” sahut Joonmyeon. “Nanti kamu cemburu.”

“Nggak, kan cuma partner dance-“

“Kalau aku jatuh cinta?”

“Ya kita putus.”

Joonmyeon terkekeh sembari menghindari cubitan kecil Jihyun. “Ayolah, aku juga nggak jago dansa.”

“Nggak, deh. Kalau jatuh nanti malu.”

“Ayo, dong…”

Jihyun terpaksa beranjak dari tempat duduknya, menyambut tangan Joonmyeon, membiarkan pria itu menggandengnya ke tengah-tengah ruangan, bergabung bersama pasangan-pasangan lain yang tengah berdansa.

“Oppa?”

“Ya?”

“Kalau aku nggak sengaja menginjak kakimu, bagaimana?”

“Ya nggak apa-apa, namanya nggak sengaja.”

“Tapi aku pakai stiletto.”

“Nggak apa-apa.”

Keduanya berdansa mengikuti irama musik yang mengalun merdu. Meski gerakan mereka terbilang agak kaku, setidaknya keduanya tak membuat kekacauan seperti jatuh terpeleset atau tersandung sepatu mereka sendiri.

Bibir ranum Jihyun membentuk seulas senyum, entah sadar atau tidak. Joonmyeon yang melihatnya, turut tersenyum, bersamaan dengan degup jantungnya yang makin menjadi.

Jihyun nyaris menjerit saat bibir Joonmyeon menyapa miliknya. Hanya sebuah kecupan ringan, tapi-

“Sial. Ini ciuman pertamaku.”

“Hehehehehe…….” Joonmyeon terkekeh. “I love you.”

“Hmm…” Jihyun kembali tersenyum luluh. “Love you, too…”

.

.

.

-fin

Notes :

Judul, quote, dan plot nggak nyambung semua. Hehehehe… Absurd banget!!

P.S. : Quote taken from EXO – My Lady

Advertisements

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s