#XOXODrabblesProject – Back Hug

tumblr_mmohskLoTt1sq9epzo1_500

.

.

.

“Quietly hug me from behind, rest your chin on my shoulder.

The low voice that sweetly melting me.”

.

.

.

“Oh, shi-“

“Ssshh… Language, Mrs. Huang.”

Li mendengus pelan. Berakhir sudah sesi ‘membuat kue dengan tenang’nya saat Zitao datang, menusuk pinggang Li dengan jemari usilnya-oh, that’s why she’s cursing-dan sekarang matanya yang setajam elang namun memiliki kantung seperti panda (oh, aku tak mengerti bagaimana menjelaskannya!) berbinar-binar ketika melihat bahan-bahan kue yang memenuhi meja.

“Wah, coklatnya enak! Jangan dilelehkan semua, ya! Aku mau!!”

“Eh, strawberry-nya manis banget!”

“Wuih, ada white chocolate juga!”

“Hey, yang ini bisa dimakan?”

“Babe, yang ini-“

“Huang Zitao!” Zitao tersenyum polos saat Li menatapnya galak sembari mengacungkan pisau yang sedianya digunakan untuk mengiris coklat.

“Oops, sorry…”

Li melakukan manuver sederhana dengan pisaunya sebelum kemudian mengiris tipis coklat yang nantinya hendak ia lelehkan. Sesekali matanya melirik Zitao yang menatap mangkuk strawberry-nya penuh harap.

“Babe?”

“Hmm?”

“Can I help-“

“No, thanks.”

Zitao memberengut, lalu menyeret salah satu kursi dan duduk manis memperhatikan istrinya, yang mana justru membuat Li risih.

“Zitao, berhenti memperhatikanku.”

“Aku mau strawberry.”

“No.”

“Satu saja.”

“No.”

“Pleaaasseee~”

Satu lirikan dari Li, mengindikasikan bahwa ia tak terpengaruh dengan rengekan Zitao.

“Fine,” Zitao kembali memberengut.

Li mengira Zitao akan beranjak meninggalkan dapur saat mendengar suara kaki-kaki kursi itu menggesek permukaan lantai, sedetik kemudian nyaris berjengit kaget saat dua buah lengan panjang merengkuh pinggangnya dari belakang.

“Zitao-“

Sial. Li mengumpat dalam hati saat Zitao menyandarkan dagunya pada bahu Li yang terbuka.

“Okay, you won,” Li menghela nafas sementara Zitao tersenyum puas seiring wanita itu menyuapkan sebutir strawberry ke mulutnya. “Gara-gara dirimu aku kehilangan fokus.”

“But I love everytime when you lose your focus,” gumam Zitao seraya mengunyah strawberry keduanya. “Especially if you lose it because of me.”

“Shut up, Huang Zitao.”

Keduanya terkekeh, sembari Zitao mempererat rengkuhannya. Namun sesaat kemudian Li kembali mengusir Zitao begitu menyadari ia telah membiarkan pria itu melahap habis lima buah strawberry-nya.

“Zitao, get off the kitchen.”

“No,” ia menciumi leher jenjang Li. “I want to spend my time with you.”

“Masih siang, Zitao.”

“Hmm?” Zitao memutar tubuh Li sehingga wanita itu kini dapat menatap senyuman penuh arti di wajah Zitao. “Oke, kutunggu nanti malam.”

“Ck, dasar mesum!” Li menarik hidung bangir Zitao. “Bedebah. Cepat pergi!”

“Aku nggak akan menarik kata-kataku, lho,” ucap Zitao, berjalan mundur meninggalkan dapur, usil melemparkan kedipan genit pada Li.

“Brengsek,” gumam Li sembari berbalik dan mengutuk agar Zitao segera tersandung sesuatu karena berjalan mundur.

.

.

.

-fin

P.S. : Quote taken from SNSD – Back Hug

Advertisements

5 thoughts on “#XOXODrabblesProject – Back Hug

    1. njieee akhirnya sekarang kamu komen di sini juga 😀 iya aku kan kalo ngepost di blog pasti tak revisi tas, hehe… thanks udah baca ulang lho 😀

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s