#XOXODrabblesProject – Secret Admirer

secret-admirer

.

.

.

“But suddenly you make me me feel so mellow,

Everytime you say ‘hello’.”

.

.

.

Geumhae langsung membenamkan wajahnya di meja begitu pantatnya terhempas di permukaan kursi. Belajar logaritma semalaman membuatnya gila.

“Yo, Baby! What’s up?” suara rendah milik Gaeul menyapa telinga Geumhae.

“Salahkan rumus logaritma sialan itu,” suara Geumhae teredam oleh permukaan meja. “Ahn songsaenim adalah guru paling brengsek sepanjang sejarah.”

“Setuju, deh!” sahut Gaeul. “Ia bahkan baru mengajari kita rumus-rumus itu dua kali pertemuan, lalu sekonyong-konyong bilang bahwa hari ini ada ulangan dan kita diminta belajar sendiri. Ha! Itu gila! But, take it easy, Geum-ah… Aku juga nggak paham.”

“Take it easy apanya? Dua ulangan matematika sebelumnya aku mendapat nilai D dan kalau sampai yang ini D lagi, hidupku berakhir.”

“Hey, Pals!” terdengar suara langkah kaki mendekat, dibarengi sapaan ceria khas Jo.

“Ada apa denganmu?” tanya Gaeul, heran melihat Jo yang terlampau ceria. Pasalnya, sebelumnya ia selalu datang ke sekolah dengan muka kusut dan mengantuk.

“Tebak siapa yang baru saja berangkat bersama pacarnya plus mendapat ciuman?” ungkap Jo dan Gaeul hanya bisa memutar bola matanya.

“Hey, Geum! Someone’s waiting for you, Dear!” ucap Jo.

“Siapa?”

“PCY, who else?”

Geumhae mengangkat wajahnya, menatap ragu muka tengil Jo. Sontah merah bersemu di pipi saat gadis itu menoleh ke pintu kelas yang terbuka. Sosok jangkung itu berdiri di sana, seperti menunggu seseorang.

“Tuh, sepertinya penggemar rahasiamu mau mengajak sarapan bersama!” goda Gaeul.

“Penggemar rahasia?” Geumhae membeo dengan wajah makin memerah. Gaeul tersenyum lebar.

“Menurutmu? Hampir setiap pagi ia datang ke kelas dan mengajakmu sarapan bersama. Kamu bilang setiap malam ia sering mengajakmu chatting. Ia juga sering membantumu mengerjakan tugas-“

“Hey, siapa sih yang tahu kalau ia cuma ingin menjadi temanku?” sanggah Geumhae. “Mana mungkin ia menyukai adik kelas?!”

“Please, Geumhae… Kamu memang nggak peka! Gesturnya, caranya bicara padamu, caranya tersenyum padamu, caranya menatapmu… Mengindikasikan seseorang yang sedang kasmaran!” sahut Jo. “Toh, kamu juga suka padanya kan? Terang saja! Kamu selalu kelihatan salah tingkah saat dekat dengannya! Kamu saja yang nggak sadar bahwa kamu suka padanya!”

“Apaan, sih Jo?!” desis Geumhae.

Geumhae kembali menatap pintu, dan kali ini matanya bertemu dengan milik si jangkung. Sosok itu tersenyum lebar, seolah memberi isyarat agar Geumhae menghampirinya.

“Heh, tunggu apa lagi?! Sana pergi!”

Geumhae mengambil langkah malu-malu dan berhenti di depan si jangkung. Gadis itu nyengir canggung.

“Hey, kamu sakit?” tanya si jangkung, melihat wajah sayu Geumhae yang menyedihkan.

“N-nggak, kok. Cuma kurang tidur,” jawab Geumhae, yang diam-diam terlena oleh suara bariton milik kakak kelasnya itu.

“Oh, eummm…. As always, let’s have a breakfast?”

“Sebenarnya, tadi aku sudah sarapan di rumah, sih,” jawab Geumhae. Ia cuma tak mau merepotkan si jangkung ini. Sebab selama ini Geumhae selalu diajak (sekaligus ditraktir) sarapan bersama olehnya. Lama-lama ia merasa tak enak.

“Oh, temani aku saja, bagaimana?”

“Boleh…”

Cowok itu tersenyum senang, serta merta menepuk bahu Geumhae. Pelan, tapi seperti menghantarkan aliran listrik kecil yang menyengat.

Selama ini, Geumhae sudah sering melakukan kontak fisik sederhana dengan beberapa teman laki-lakinya. Kyungsoo sering merangkulnya, Jongin suka memukul bahunya saat tertawa, dan Sehun pernah memeluknya.

Tapi, ketika Chanyeol-si jangkung itu-berdiri di dekatnya, menepuk bahunya, menggandengnya…. Geumhae merasa seolah-olah ratusan kupu-kupu menari di perutnya. Jantungnya berdegup kencang seolah-olah ia baru saja berlari maraton.

Mungkin Jo benar. Geumhae tidak menyadari bahwa ia menyukai Chanyeol.

***

“Hey, Geumhae!”

Geumhae hampir mengumpat kaget. Suara kelewat berat itu menghujam masuk ke telinganya, namun dengan lembut menabuh gendang telinganya.

“Oppa? Eh- Hey!” Geumhae tersenyum. Chanyeol balas tersenyum sambil bersandar pada tembok (Geumhae berani bersumpah si jangkung itu terlihat keren!).

“Eumm, pagi ini sepertinya aku nggak bisa mengajakmu sarapan bareng. Maaf,” ucap Chanyeol.

“Oh, nggak apa-apa, kok!” sahut Geumhae ringan. Malahannya ia bisa menggunakan waktunya untuk menyelesaikan PR.

“Eh, ini ada surat untukmu,” Chanyeol merogoh saku celananya dan menyerahkan sepucuk amplop turkuois. Geumhae menaikkan sebelah alis.

“Dari siapa?” tanyanya saat melihat permukaan amplop itu polos tanpa tulisan.

“Buka sendiri, ya!!”

Chanyeol berlalu dan Geumhae masih terpaku di depan pintu kelasnya. Ia berjalan masuk, meletakkan tasnya, lalu membuka amplop misterius itu.

Hi, Geum!!

Oke, aku bukanlah penggombal ulung. Aku nggak bisa menyusun kata-kata romantis, jadi… Aku akan langsung mengatakan bahwa aku sudah lama mengagumimu. Aku menyukaimu, sungguh! 

Aku terlalu gugup untuk bicara langsung padamu, ini benar-benar nggak manly! 

So… I simply ask you, will you be mine?

Apakah ini terlalu pendek? Hehe… Sudah kubilang aku nggak romantis! Oh, ya! Kuharap nanti kita bisa makan siang bersama. Aku menunggumu di kantin, oke? 

XOXO, Lee Geumhae 😉

Love,

Park Chanyeol

.

.

.

-fin

Notes :

Hahaha, aku tahu ini busuk banget! Tolong aku kehabisan ide 😄

P.S. : Quote taken from Mocca – Secret Admirer

Advertisements

3 thoughts on “#XOXODrabblesProject – Secret Admirer

  1. sorry ran sorry._____. saking semangatnya komenku langsung ke-send, pdhl belom selesai cuap-cuapnya -_-

    oke, pcy tiap pagi nungguin buat sarapan. err.. siapasih yg gamau diajak sarapan bareng.

    eh tapi, btw, soal kontak fisik. kok sehun pernah peluk geumhae. kamu ga cemburu raaan?! kamu kan pacarnya sehuuuunnn *kompor ya gue-_-*

    ini masih banyak cerita buat yg lain? ditunggu~

    1. Hahaha, gapapa kok kak!!
      Nggak cemburu lah, Kak! Lagian gimana mau jadi pacarnya orang dia kenal aku aja kagak //meringkuk di bawah shower 😄
      As always, thanks for comment, Kak ^^

Leave A Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s